Dilarang keras meniru atau mencopy-paste apa yang tertulis dalam halaman ini (terutama cerpen,puisi,dll) tanpa menyertakan nama penulis aslinya :) setiap orang pasti pernah berkarya, hargailah karya oranglain jika karyamu ingin di hargai :)

Sabtu, 28 April 2012

Best Friend



BEST FRIEND FOREVER





WE ARE :

@anindaaputri
@kikywindia
@yesicamalia
@andinisuciatii
@/luthfidwiyana


JJJ


PROFIL KAMI :

1. Andini Suciati
         
Sahabat gue yang pertama ini, biasa dipanggil ‘Andin’ sama semua orang. Dia ini sahabat gue yang paliiiing ceplas-ceplos kalau lagi ngomong. Tapi dia asik kok. Untuk masalah curhat atau sharing sama dia, dia orangnya bisa dipercaya dan gak ember kok mulutnya. Oh iya, uniknya dia itu adalah…seleranya brondong manis loh!! Hehehe :D Dia lahir tanggal 30 Agustus 1996. Dan sekarang dia sekolah di tempat yang sama kayak gue, SMAN 11 BEKASI yang indah nan asri itu pemandangannya.


Teori Evolusi

Menurut teori evolusi, setiap spesies hidup berasal dari satu nenek moyang. Spesies yang ada sebelumnya lambat laun berubah menjadi spesies lain, dan semua spesies muncul dengan cara ini. Menurut teori tersebut, perubahan ini berlangsung sedikit demi sedikit dalam jangka waktu jutaan tahun.

Dengan demikian, maka seharusnya pernah terdapat sangat banyak spesies peralihan selama periode perubahan yang panjang ini.

Sebagai contoh, seharusnya terdapat beberapa jenis makhluk setengah ikan - setengah reptil di masa lampau, dengan beberapa ciri reptil sebagai tambahan pada ciri ikan yang telah mereka miliki. Atau seharusnya terdapat beberapa jenis burung-reptil dengan beberapa ciri burung di samping ciri reptil yang telah mereka miliki. Evolusionis menyebut makhluk-makhluk imajiner yang mereka yakini hidup di masa lalu ini sebagai "bentuk transisi".

Pendapat tentang teori evolusi

Tanpa harus mengkonfrontir teroi manusia purba dengan Al-Quran, sebenarnya ilmu pengetahuan terbaru sudah mematahkannya. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori tentang manusia purba semakin jelas kebohongannya. Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini terbantahkan. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa teori manusia purba adalah sebuah kebohongan besar.

Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia, termasuk di dunia Islam.

Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras 'nenek moyang manusia'. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia.

Kamis, 19 April 2012

PROVERBS


1. Action speaks lounder than words
- Perbuatan lebih berarti daripada kata-kata.

2. All that glitters is not gold
- Semua yang berkilauan bukanlah emas.

3. Bad news travels fast
- Berita buruk cepat menyebar.

4. Better late than never
- Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

5. Blood is thicker than water
- Darah lebih kental daripada air.

Sabtu, 07 April 2012

Arti Sahabat



     Dalam sebuah persahabatan selalu ada suka dan duka. Selalu ada canda, riang, tawa, dan juga derita. Entah kapan persahabatan itu akan di uji, tetapi hanya persahabatan yang sejati lah yang mampu melewati berbagai rintangan serta beribu cobaan yang akan terus datang menguji.
     Namaku, Asti. Aku memiliki salah seorang sahabat bernama Febby. Kami sudah bersahabat selama 4 tahun silam, tepatnya semenjak kami sama-sama duduk di bangku pendidikan kelas 1 SMP. Bukan tak pernah kami dilanda konflik, pertengkaran, bahkan kesalahpahaman yang selalu hampir berhasil merusak tali persahabatan diantara kami.
     Pada suatu ketika, Febby, sahabatku baru saja memiliki seorang kekasih yang tak lain adalah teman sekolah kami. Dia yang kumaksud adalah Tomi. Aku turut senang bersama kebahagiaan Febby dan Tomi yang akhirnya resmi sebagai sepasang kekasih setelah berawal dari sebuah permusuhan diantara mereka. Semuanya berjalan dengan sangat menyenangkan dan tanpa sebuah masalah sampai akhirnya kutemukan beberapa keganjalan pada gerak-gerik Tomi.
     Aku menemukan Tomi sedang asyiknya bercanda ria dengan seorang gadis yang nampaknya sebaya denganku di salah satu pusat perbelanjaan di kota. Aku mencoba menghampirinya, namun Tomi justru terlihat sangat terburu-buru pergi ketika melihatku. Aku memutuskan untuk tidak bicara pada Febby tentang hal ini, karena aku tidak memiliki bukti dan tidak tahu pasti siapakah gadis yang bersama Tomi tadi.

Cinta Di Ujung Jalan



     Masih harus naik angkot setelah sampai di ujung jalan, lalu berhenti dan turun tepat di depan komplek perumahan Bumi Indah Asri. Disanalah tempat aku tinggal, tempatku dibesarkan dan tumbuh bersama orang-orang yang sangat kusayangi.
     Namaku adalah Windy. Gadis kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1995 yang kini tengah duduk di bangku pendidikan kelas 2 SMA. Aku adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Aku memiliki seorang adik perempuan bernama Vany yang masih berusia 10 tahun lebih muda dariku. Sebagai anak pertama, tentu aku memiliki tanggung jawab yang sangat besar terhadap adikku dan keluargaku.
     Aku tidaklah terlahir dalam sebuah keluarga yang kaya raya. Meskipun hidup sederhana, aku tetap bahagia dengan hidup yang kujalani. Harta bukanlah sesuatu yang dapat menjamin kebahagiaan seseorang. Tidak semua hal dapat dibeli dengan uang dan harta, termasuk kebahagiaan.
     Pada suatu hari ketika sepulang sekolah, aku bertemu dengan seorang laki-laki yang nampaknya sebaya denganku. Dia tidak terlihat lusuh, kusam, ataupun seperti seseorang yang kurang mampu. Dia justru terlihat rapi, bersih, dan tampak seperti anak orang kaya.
     Aku mencoba menghampirinya, “Sering banget sendirian disini? Lagi nunggu seseorang ya? Atau, memang lagi ada perlu?”
     Laki-laki itu hanya terdiam menatapku dengan tatapan yang dingin.

Sebebas Merpati



     Namaku Lita, usiaku 15 tahun, dan aku adalah anak bungsu dari 3 bersaudara. Ibuku bernama Yunia, dan ayahku bernama Ferdian. Kakak pertamaku adalah seorang laki-laki bernama Putra, selisih usia kami terbilang cukup jauh, yaitu 10 tahun. Sedangkan kakakku yang lainnya adalah seorang perempuan bernama Putri, dan selisih usia kami tidak sejauh selisih antara aku dan kak Putra. Perbedaan usia diantara kami hanya sekitar 4 tahun saja.
     Kakak pertamaku, kak Putra, sudah memulai hidupnya sendiri sejak ia mulai memasuki dan menduduki bangku perguruan tinggi yang ia jalani. Sedangkan kakak keduaku, kak Putri, memilih untuk tinggal di sebuah asrama putri tempat ia menempuh pendidikan perguruan tinggi. Inilah nasib sebagai anak bungsu. Terkadang aku merasa bahagia, karena orangtuaku selalu memberiku perhatian yang lebih disbanding kepada kakak-kakakku yang sudah mulai menginjak dewasa bahkan memang sudah dewasa.
     Siapa yang tidak senang diberikan perhatian lebih oleh orangtua? Diberikan segala apapun yang diinginkan, apakah tidak menyenangkan?
     Ya, memang sangat menyenangkan menjadi anak bungsu. Dimanja, diberikan perhatian, disayang, dan selalu di utamakan. Tapi semua padanganku berakhir ketika aku mulai memasuki dunia remaja.
 

anindaaputri Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal