Dilarang keras meniru atau mencopy-paste apa yang tertulis dalam halaman ini (terutama cerpen,puisi,dll) tanpa menyertakan nama penulis aslinya :) setiap orang pasti pernah berkarya, hargailah karya oranglain jika karyamu ingin di hargai :)

Senin, 20 Agustus 2012

Seperti cokelat

Kamu tau nggak kalau kamu itu seperti cokelat? Manis, manis, dan selalu manis tanpa pernah berubah sedikitpun dari waktu ke waktu. Aku mencintaimu seperti aku mencintai cokelat. Ya, cokelat tidak pernah membuatku bosan saat lidahku menikmatinya meski terkadang aku tidak bisa menyentuhnya. Aku juga tidak pernah bosan untuk selalu mencintaimu meski seringkali tak kau perhatikan. Kamu memang seperti cokelat. Selalu membuatku bahagia dan tersenyum disaat keadaan membuatku hilang selera. Tetapi kamu juga seperti cokelat yang membuat berat badanku meningkat hingga aku pun seringkali merasa sedih karenamu.

Cokelat, satu kata yang membuatku hampir tidak bisa hidup tanpa menikmatinya. Kamu, satu kata yang membuatku hampir tidak bisa hidup tanpamu. 'Hampir?' Ya, tentu aku tidak ingin menjatuhkan semua harapanku sepenuhnya padamu. Bukan karena aku tidak mempercayai ketulusanmu seutuhnya padaku. Bukan karena aku ragu atau tidak mencintaimu sepenuh hatiku. Maafkan aku, setiap manusia pasti pernah khilaf dan berbuat salah, aku hanya takut suatu saat kau meninggalkanku tanpa pernah kau sadari bahwa hanya akulah yang mampu menerima segala kekuranganmu. 

Aku percaya, yang kulakukan adalah untuk kebaikanku sendiri. Bukankah kamu pun tidak menginginkan keberadaanku yang hanya terus bergantung padamu? Coba kau renungkan, aku tau kau akan berfikiran sama denganku. Aku hanya mencoba berdiri sendiri tanpamu. Maksudku, aku hanya tidak ingin terus menyulitkanmu dengan tingkah lakuku, aku hanya tidak ingin terus bergantung padamu.



Aku ingin kita selalu seperti cokelat, manis dan selalu manis sampai akhir dari sang waktu. Tetapi aku pun juga tidak ingin hubungan kita seperti cokelat yang selalu manis di awal, tetapi akan terasa pahit ketika terus menerus di nikmati atau bahkan membuatku sakit. Aku hanya ingin hubungan kita seperti air yang selalu mengalir dengan sendirinya. Ya, air memang tidak pernah datar. Aku tau ungkapan itu pun akan sama dengan hubungan kita yang tak pernah datar. Selalu ada ombak kecil bahkan ombak besar sekalipun yang berusaha memecahkan batu karang, begitupun dengan kita. 

Aku ingin kita seperti batu karang itu, batu karang yang kuat dalam menahan ombak yang mencoba menyapa.  Mengertikah engkau dengan maksud dari perkataanku? Mungkin tidak, karena sesungguhnya aku pun tidak mengerti dengan apa yang kukatakan. Aku bingung harus bagaimana aku menyampaikan maksudku. Aku memang bukan seseorang yang mahir dalam hal merangkai kata, aku juga bukan seseorang yang pandai dalam hal bercinta. Aku hanyalah seorang manusia biasa yang tak pernah kenal kata lelah untuk mencintaimu.

Meski terkadang kamu seperti cokelat, aku tidak ingin kamu menjadi sepertinya. Cokelat itu beraneka ragam, setiap orang bisa menemukannya dimanapun dan membelinya dengan selembar bahkan berlembar-lembar uang mereka. Tetapi kamu bukan cokelat! Kamu hanya satu di dunia, kamu tak bisa di beli dengan apapun dan oleh siapapun sampai kapanpun. Tak akan ku biarkan seorangpun untuk menggantikan tempatku di hatimu. Indahmu, tak hanya seperti cokelat.

JJJ

created by : Ayuditha Aninda Putri

 

0 komentar:

 

Pinker Barbie Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal