Dilarang keras meniru atau mencopy-paste apa yang tertulis dalam halaman ini (terutama cerpen,puisi,dll) tanpa menyertakan nama penulis aslinya :) setiap orang pasti pernah berkarya, hargailah karya oranglain jika karyamu ingin di hargai :)

Selasa, 30 Oktober 2012

Ruang Hampa


Ruang hampa selalu mengantarku kembali menuju masa yang seharusnya aku lupakan. Masa yang memberikan begitu banyak pelajaran; ketika ada pengkhianatan, saat tangan selalu mengusap tangis, dan belajar tersenyum dalam kesakitan yang ada.

Ruang hampa selalu menciptakan celah yang harusnya sudah tertutup rapat. Pintu menuju satu ingatan yang tak pernah bisa hilang meski telah berusaha di kubur dalam-dalam. Jendela kekecewaan, kebahagiaan, kepahitan, bahkan segalanya yang indah.

Ruang hampa selalu membawa keheningan; kekosongan yang akhirnya selalu menciptakan kerinduan pada objek yang membekas dalam ingatan. Sayangnya, kerinduan itu tak pernah bisa tersampaikan; hanya karena takut tak terbalaskan.

Jumat, 26 Oktober 2012

Maafkan Putri, Deva.. (end)


Waktu berjalan begitu cepat; tiga tahun sudah Deva pergi. Bukan hanya untuk sementara, tetapi memang untuk selamanya. Selamanya…dan tak akan pernah ada lagi sahabat kecil yang selalu menyayangiku, seperti Deva. Seseorang yang sangat mengenal diriku, seseorang yang selalu menjagaku, melindungiku, bahkan mengerti di saat apapun keadaanku. Nyatanya, Deva benar-benar harus pergi walaupun ia tak pernah menginginkannya. Tiga tahun; bukan waktu yang singkat untuk menunggunya kembali. Aku bertahan hanya untuk seseorang yang sangat aku sayangi. Sayang, surat itu akhirnya datang juga padaku di hari yang paling ku sesali; ulangtahunnya.

Dear Putri kecil,
Ketika kamu baca sehelai surat ini, kupastikan aku telah berada jauh dari sisimu. Maafkan aku, Putri. Aku tidak bisa menepati janjiku untuk selalu menjagamu. Kini, ragaku tak lagi bernyawa, nafasku tak lagi berhembus, dan jantungku tak lagi berdetak. Tubuhku memang tidak mungkin lagi menemanimu, namun jiwa dan hatiku masih terus bersamamu sampai tugasku benar-benar selesai. Maafkan aku atas semua kesalahan yang pernah kulakukan padamu hingga akhirnya menyakitimu. Aku bahagia, sebelum Tuhan memintaku untuk pulang kepadanya, aku diberikan satu kesempatan untuk dapat bertemu denganmu lagi.
 

anindaaputri Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal