Dilarang keras meniru atau mencopy-paste apa yang tertulis dalam halaman ini (terutama cerpen,puisi,dll) tanpa menyertakan nama penulis aslinya :) setiap orang pasti pernah berkarya, hargailah karya oranglain jika karyamu ingin di hargai :)

Selasa, 30 Oktober 2012

Ruang Hampa


Ruang hampa selalu mengantarku kembali menuju masa yang seharusnya aku lupakan. Masa yang memberikan begitu banyak pelajaran; ketika ada pengkhianatan, saat tangan selalu mengusap tangis, dan belajar tersenyum dalam kesakitan yang ada.

Ruang hampa selalu menciptakan celah yang harusnya sudah tertutup rapat. Pintu menuju satu ingatan yang tak pernah bisa hilang meski telah berusaha di kubur dalam-dalam. Jendela kekecewaan, kebahagiaan, kepahitan, bahkan segalanya yang indah.

Ruang hampa selalu membawa keheningan; kekosongan yang akhirnya selalu menciptakan kerinduan pada objek yang membekas dalam ingatan. Sayangnya, kerinduan itu tak pernah bisa tersampaikan; hanya karena takut tak terbalaskan.


Ruang hampa selalu menggoreskan luka lama. Mengiris kenangan yang akhirnya menimbulkan airmata. Ketika hadirnya membuat seseorang tersenyum mengingat satu hal yang indah, namun kecewa karena nyatanya itu hanyalah sebuah kenangan.

Lantas kenapa Tuhan menciptakan ruang hampa?

Mungkin Tuhan hanya ingin aku belajar menjadi seseorang yang kuat; dengan adanya ruang hampa yang nyatanya selalu mudah menyeret seseorang seperti butiran debu untuk kembali ke masa yang sudah terlewatkan.

Lalu, bolehkah aku untuk terus mengisi ruang hampa di hatimu? Bolehkah aku untuk selalu mengisi ruang hampa diantara jari-jarimu? Dan bolehkah aku untuk selalu menyayangimu?


Tertanda,
Ayuditha Aninda Putri


0 komentar:

 

Pinker Barbie Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal