Dilarang keras meniru atau mencopy-paste apa yang tertulis dalam halaman ini (terutama cerpen,puisi,dll) tanpa menyertakan nama penulis aslinya :) setiap orang pasti pernah berkarya, hargailah karya oranglain jika karyamu ingin di hargai :)

Selasa, 20 November 2012

Ketika Kita Memulai Segalanya


Ingat Saat Pertama Kita Jatuh Cinta?


Belajar menerima kekurangan yang ada pada oranglain memang bukan hal yang mudah untuk di lakukan oleh seseorang, sampai suatu saat, entah di saat yang kita inginkan atau bahkan tidak pernah kita harapkan.

***

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Aku ingat. Aku ingat ketika saat pertama perubahan itu terjadi pada setiap getaran yang menjalar jelas di jantungku. Entah berapa banyak waktu yang di perlukan untuk dapat menghardik getaran itu yang tidak pernah mau berhenti untuk mengusik dadaku. Entah sudah berapa banyak frekuensi yang terjadi, dan berapa lama periode yang terlewatkan untuk satu hal yang selalu saja terjadi terus menerus.

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Aku ingat. Aku sangat mengingat bagaimana setiap desah nafasmu mampu menyentuh hangat daun telingaku. Membuatku terhanyut dalam satu aliran darah yang begitu derasnya. Seakan tak pernah menemukan titik perhentian. Kau membuatku terus mengalir ke arah yang kusebut itu ’cinta’.

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?


Aku selalu mengingatnya. Dimana kau mulai menaruh sesuatu yang berbeda dalam setiap jeda denyut nadiku. Saat arah bola matamu yang akhirnya menyapa manis kedua bola mataku dengan tatapan yang hangat. Dalam. Dan tajam. Seperti tertusuk oleh panah asmara yang tepat mengenai ruang kosong di dalam hatiku

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Tentu saja aku ingat. Saat lekukan bibirmu merangkai senyum simpul yang membutakan segala pandanganku. Aku sangat menyukainya. Segores tawa yang terdengar dari lisanmu seakan senandung indah bagiku. Ah, sungguh menenangkan. Kau hampir membuatku lupa untuk bernafas setiap kedua bola mata ini tertuju padanya.

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Tangisan langit pun membawa kebahagiaan bagiku setiap kali ia berusaha untuk menahanmu bersamaku. Aku senang. Bagaimana caramu mencoba menghangatkan tubuhku yang sangat membutuhkan dekapan penuh tubuhmu. Bagaimana caramu menghangatkan suasana yang beku. Kau membuatku semakin bisu

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Bagaimana bisa aku melupakannya? Saat-saat terindah ketika jemari kita dapat saling menggenggam. Saling melengkapi. Saling memenuhi. Saling menyayangi. Ketika sentuhan tanganmu menyentuh lembut pipiku yang merona karenamu. Ketika jemari indahmu membelai halus rambutku. Sungguh, bagaimana bisa aku melupakan segalanya?

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Belajar untuk dapat berbagi satu sama lain. Saling mengerti. Memahami. Dan belajar untuk ikhlas menerima kekurangan yang ada pada diri masing-masing satu sama lain. Ketika cinta yang akhirnya memecahkan rasa egoisme yang tinggi, logika yang tak pernah mau mengalah, dan pendirian yang salah. Rasa saling membutuhkan itulah yang akhirnya mampu meredam segala sesuatu yang awalnya tidak pernah bisa di terima oleh logika.

Aku memang tidak pernah tahu bagaimana caramu untuk mengingat berjuta kenangan yang kita ciptakan tanpa sengaja. Atau bahkan, mungkin kamu tidak lagi mengingat segalanya. Tapi, aku tidak peduli, yang aku tahu, aku selalu mengingat setiap saat pertama kita jatuh cinta. Aku, dan kamu, dalam cinta.

Ingat saat pertama kita jatuh cinta?

Aku, dan kamu, memulai segalanya. Dengan cinta. Dan kita bersama.

JJJ

Created by : Ayuditha Aninda Putri


0 komentar:

 

Pinker Barbie Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal