Dilarang keras meniru atau mencopy-paste apa yang tertulis dalam halaman ini (terutama cerpen,puisi,dll) tanpa menyertakan nama penulis aslinya :) setiap orang pasti pernah berkarya, hargailah karya oranglain jika karyamu ingin di hargai :)

Sabtu, 05 Januari 2013

Dua Tahun, Mengenangmu


Beberapa hari yang lalu, tepat aku mengenangmu. Perkenalan yang begitu singkat, juga perpisahan yang begitu cepat. Luka yang begitu melekat, karena jeratanmu yang membuatku terikat. Kau mungkin tak pernah mengingatnya, dan aku pun sudah menghapus sisa-sisa serpihan masa lalu yang merusak kebahagiaan.

Satu tahun aku mengenangmu, aku sudah bisa melupakanmu. Bahkan, melupakan segenap perasaan yang dulu ku simpan rapih hanya untukmu, itu sudah sempurna ku lakukan, karena telah kuserahkan sepenuhnya perasaanku pada pria yang kusebut itu cinta. Kau pasti turut senang saat kau mengetahuinya.

Dua tahun aku mengenangmu, aku sudah memiliki kebahagiaan sempurna bersama penggantimu. Maaf, bukan penggantimu, tetapi dia yang terbaik untukku. Pria yang selama ini di sembunyikan oleh Tuhan dan menjadi milikku. Pria sederhana yang menyimpan sejuta keindahan dan bersedia membaginya dalam hidupku. Kau sudah ku kenalkan pada pria hebat itu bukan?


Ya, kau tahu? Tanpa aku mengenalmu, aku takkan pernah bersamanya. Tanpa aku mengenalmu, aku takkan pernah memiliki seluruh kebahagiaan yang ku genggam saat ini. Dan tanpa aku mengenalmu, aku takkan bisa menjadi seorang gadis beruntung yang memiliki pria sepertinya, yang bersedia mencintaiku dengan caranya sendiri.

Kau memang berjasa!

Sebagai masa lalu, kau patut untuk ku kenang! Kau tahu kenapa?

Ya, karena kau adalah bagian dari jalan Tuhan untuk mempertemukan, mengenalkan, bahkan menyatukan aku dengan pria yang saat ini bersamaku. Pria dalam genggaman jemariku yang selalu menyayangiku.

Terima kasih untukmu, seseorang di masa laluku,
semoga kau pun turut memiliki kebahagiaan yang sama sepertiku.

Dan terima kasih untukmu, pria yang memenuhi setiap sudut otakku,
aku mencintaimu,
lebih dari yang kau tahu.

Tertanda,
Ayuditha Aninda Putri

0 komentar:

 

Pinker Barbie Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal